Tips Mengirim Email Lamaran Kerja

Postingan ini saya dedikasikan buat adek-adek yang baru lulus kuliah atau masih kuliah semester akhir, yang sedang mencari kerja atau tempat magang dan mau mengirim lamaran kerja via email ke perusahaan-perusahaan.

Ada sedikit tips dari saya – yang sering terima email lamaran kerja dengan berbagai bentuk dan rupa: ketika kamu mengirim lamaran kerja via email, cara kamu menulis email harus profesional dan ada etikanya, sama seperti mengirim surat lamaran kerja menggunakan kertas. Kalau kamu mengirim email lamaran kerja asal-asalan, tanpa kata pengantar di body email, salah ketik nama, ejaan buruk, dan semacamnya, besar kemungkinan email kamu nggak akan digubris. Karena bisa jadi perusahaan langsung menyeleksi kandidat dari email yang dikirim.

Nah, bagaimana caranya bikin email lamaran kerja yang baik dan benar?

Continue reading

A New Kind of Roller Coaster

Kebiasaan lama terulang; menelantarkan blog ini sampai berbulan-bulan nggak diisi. Terakhir posting awal bulan April. Karena sekitar pertengahan April saya mulai masuk ke wahana Roller Coaster yang baru, yang membuat saya jungkir balik berkali-kali tapi toh tetap merasakan kesenangannya. Roller Coaster yang membuat saya sedikit agak menarik diri dari dunia media sosial dan tulis menulis, karena sedang menikmati dunia baru.

rollercoaster2Dunia Start-up. A new kind of Roller Coaster – to me.

Bagaimana ceritanya saya sampai berkecimpung di dunia start-up sekarang ini? Sementara dari dulu saya termasuk orang yang lebih memilih “cara aman”; kerja, setiap bulan dapat gaji, menikmati hidup. Dengan catatan jenis pekerjaannya adalah pekerjaan yang saya senangi. Itulah mengapa saya sampai betah kerja di sebuah perusahaan sampai sebelas tahun, karena saya menyukai pekerjaannya dan lingkungan kerjanya. That simple.

Continue reading