Maya the Cupid

Tanggal 9 udah lama lewat, tapi saya masih aja mau posting yang berhubungan dengan pernikahan saya. Mungkin rada telat sih, tapi karena baru kepikiran, jadi disempatkan nulis deh. Mumpung masih bulan Juni, meskipun udah di ujung 😀

Sekarang saya mau bercerita tentang Maya, teman yang memperkenalkan saya dengan Adit. Saya lebih suka menyebutnya “The Cupid” daripada makcomblang 😉

0506_232019bPertama kali ketemu Maya di tahun 2006, suatu malam ketika saya ikut bersama 2 orang teman ‘menculiknya’ dari tempat kost-nya. Saya nggak kenal Maya sebelumnya, saya bahkan nggak tahu kalau ternyata dia anak MP (multiply.com – layanan blog yang kini sudah almarhum). Dua orang teman saya itu anak MP juga, Donny dan Abee namanya. Kami sedang cari makan ketika tiba-tiba salah seorang dari mereka bilang, “Eh, ini kan deket kosannya Maya. Culik Maya, yuk. Elo kenal Maya nggak, Ta?”

Saya menjawab nggak kenal. Lalu mereka bilang, “Anak MP juga. Tipe-tipe elo gitu juga deh. Item-item, suka kegelapan, galau… Cocok lah sama elo.”

Dan ya, mereka benar. Saya langsung merasa cocok berteman dengan Maya. Apalagi ketika kami berfoto dengan sayap yang dibawa Doni. Somehow, saya merasa ‘connected‘. Begitu pun ketika saya baca isi blog-nya Maya. Tulisan-tulisan dan foto-fotonya bernuansa dark atau gloomy. Ada beberapa kesamaan dengan saya. Lagi-lagi saya merasa connected. Somehow.

07Selanjutnya kami jadi sering saling berbalas komentar di blog kami masing-masing dan beberapa kali janjian bertemu, berdua saja, yang kadang bikin Doni dan Abee ngiri. Bukan cuma mereka berdua yang ngiri, beberapa teman kami terutama yang cowo2 juga suka iri melihat foto kami berdua. Sebagai catatan, Maya ini banyak banget fans-nya. Entah kenapa mereka iri dengan saya bisa jalan berdua dengan Maya, apa mungkin mereka pikir saya saingan, ya? Haha.. Apalagi kalau mereka tahu saya pernah nginep di kost-nya ya? 😛

Kalau saya kenal dengan Maya di dunia nyata dahulu baru kemudian di dunia maya, sementara Adit kenal dengan Maya awalnya dari dunia maya lalu berlanjut di dunia nyata. Mereka pun berteman sudah lama, sekitar tahun 2005-2006. Untungnya, Adit bukan salah satu fans-nya Maya. Hehe…

Kalau mereka sedang ‘ngalong’, mereka suka curhat di YM tentang kehidupan cinta mereka masing-masing. Sudah beberapa kali Adit kecewa dengan cewek dan minta dikenalkan dengan teman-temannya Maya, siapa tahu bisa dijadikan pacar. Tapi entah kenapa, Maya selalu nggak mau. Sampai akhirnya di tahun 2012, tiba-tiba Maya memutuskan untuk mengenalkan Adit kepada saya. Mungkin dengan pertimbangan kami se-tipe dan banyak kesamaan. Entahlah, yang jelas di bulan Juni 2012, tiba-tiba Maya me-mention sebuah nama. Sejak itu, selalu nama itu yang di-mention, terutama ketika saya sedang galau. Begitu juga terhadap Adit, Maya selalu menyebut nama saya. Selanjutnya bisa dibaca di sini 😉

Ketika akhirnya kami bertemu, berpacaran, dan kemudian sampai akhirnya menikah, kami sangat sangat berterima kasih kepada Maya. Sedikit agak bertanya-tanya kenapa berteman sudah lama tapi baru sekarang mengenalkan kami. Hehe… Yah mungkin memang harus begitu jalannya. Saya dan Adit masing-masing harus menjalani hidup sendiri-sendiri, mengalami jatuh cinta dan patah hati dulu berkali-kali, bertemu dengan orang yang salah dahulu supaya ketika bertemu dengan orang yang tepat, hati sudah yakin dan siap. Maya dipilih alam semesta sebagai perpanjangan tangan dari Allah untuk mempertemukan kami pada waktu yang tepat. Well, semua akan indah pada waktunya, kan?

19

So, many many extra combo thanks to Maya, our little cupid. May God bless you, darling :* Semoga kamu juga segera mendapatkan kebahagiaan bersama orang yang tepat. Aamiin…

Dan siapakah cowok di sebelah Adit yang mukanya ditutup stiker?

He’s is our guardian angel. Ketika kami ke Bandung, nggak ada rencana sama sekali untuk jalan-jalan sampai ke Lembang. Out of nowhere, cowok yang maunya disebut “Kampret” ini secara sukarela menjemput kami di penginapan dan membawa kami jalan-jalan keliling Bandung sampai Lembang. Plus ditraktir makan juga. Betul-betul paket bulan madu super. Kami hampir tidak mengeluarkan uang untuk bayar macam-macam karena udah dibayarin semua sama dia.

You’re an angel, Pret. Thank you so muchhhhhhh… Doanya sama: May God bless you. Semoga kamu juga segera mendapatkan kebahagiaan bersama orang yang tepat 🙂 Aamiin…

Advertisements

8 thoughts on “Maya the Cupid

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s