Kategori Cerita Fiksi

Dulu kategori cerita fiksi yang saya kenal sepertinya cuma sedikit; cerpen (cerita pendek), cermin (cerita mini, lebih pendek dari cerpen), cerbung (cerita bersambung), dan novel (cerita super panjang). Syarat untuk mengirim cerita2 tsb bervariasi utk media yang berbeda. Misalnya untuk mengirim cerpen, di majalah A syaratnya adalah 6-8 halaman, sementara di majalah B maksimal 6 halaman, dan di majalah C maksimal 10 halaman. Tergantung berapa besar slot yang disediakan majalah tsb utk rubrik cerpennya. Selain banyaknya halaman, ada juga yang syaratnya berdasarkan banyaknya kata yang digunakan. Kalo menurut wikipedia, istilah cerita pendek umumnya merujuk kepada karya fiksi yang panjangnya tidak lebih dari 20.000 kata dan tidak kurang dari 1.000 kata.

Seperti di postingan saya sebelumnya, saya ngaku kalau saya penulis yang malas. Kalau nulis panjang2, bisa ga akan selesai tulisannya. Karena ingin cepat selesai, saya menulis singkat aja; suasana awal, definisi sedikit, konflik, twist, selesai. Lebih langsung kena sasaran tanpa basa basi. Panjang cerita hanya sekitar 2-4 halaman A4. Jelas nggak memenuhi syarat di atas. Kalau di blog sendiri kan, mau panjang atau pendek cerita fiksi yang kita buat, terserah kita. Nggak ada aturannya. Hehe.. Dan dulu, paling2 saya kategorikan tulisan saya itu sebagai ‘cerita mini’ atau ‘cerita pendek sekali’ (kalo yang terakhir itu karangan saya aja) 😛

Saya baru tahu bbrp tahun belakangan kalau ada istilah yang namanya flash fiction dan/atau fiksi mini. Kalau diliat dari contohnya, ceritanya hanya terdiri dari beberapa kalimat aja, tapi udah bisa langsung bikin pembaca ngerti jalan ceritanya. Atau mungkin lebih tepatnya, bikin pembaca berimajinasi membuat cerita sendiri dari kalimat-kalimat itu. Contoh flash fiction yang populer adalah karya Ernest Hemingway: “For Sale, Baby Shoes, Never Worn”. Dikenal juga dengan istilah Hemingway’s six-word story.

Di Indonesia, dikenal dengan fiksi mini. Yang cara penulisannya juga sama dengan flash fiction. Saya pikir syarat flash fiction atau fiksi mini ya hanya sebatas 100an karakter huruf, sama seperti nulis di twitter. Tapi ketika ingin mengategorikan tulisan2 saya di blog Pati Agni, saya ingin memastikan apakah fiksi mini = flash fiction. Bukankah harusnya kalau dalam Bhs Indonesia flash fiction jadi fiksi kilat? Dan kalo fiksi mini Bhs Inggris-nya adalah mini fiction? Supaya lebih yakin, maka saya googling lah nyari perbedaannya…

Ternyata istilah yang ada nggak sesimpel itu. Ada juga istilah sudden fiction, nanofiction, microfiction atau the short short story, yang intinya sama; cerita yang sangat pendek. Kalau menurut mini-fiction.com, nggak semua mini fiction adalah cerita, tapi bisa juga deskripsi singkat, parodi, atau kiasan. Katanya, semua flash fiction itu termasuk mini fiction, tapi ga semua mini fiction bisa diklasifikasikan sbg flash fiction. Kalo diliat dari contoh2 di situ, cerita terdiri dari 3-4 paragraf, dan mereka mengategorikannya sebagai mini fiction atau fiksi mini.

Selain mini fiction, ada juga mini story. Entah ini sebenernya sama aja atau nggak, tapi menurut saya sih sama, cuma beda istilah aja. Contohnya bisa diliat di situs 50 Word Mini Stories ini.

Kalo flash fiction, adalah karya fiksi yang panjangnya kurang dari 1000 kata. Bisa diliat contohnya di flashfictiononline, banyak paragraf-nya lebih banyak dari pada contoh mini fiction di atas. Untuk lebih jelas dan tahu lebih banyak variannya, bisa diliat di artikel The Art of Flash Fiction.

Hmm.. kalo dari definisi itu sih, berarti cerpen2 saya yg lebih pendek daripada cerpen itu, masuk ke kategori flash fiction dong yaa.. Lalu kalo yang cerita yg kurang dari 500 karakter itu termasuk ke dalam kategori apa? flash fiction kah atau mini fiction? Saat ini sih saya taro di kategori fiksi kilat. Betul gak ya? Atau harusnya fiksi mini? Hmm… :-/

*image taken from http://www.startupnation.com/business-articles/9376/1/21st-century-writing.htm

Advertisements

One thought on “Kategori Cerita Fiksi

  1. Pingback: Statistik Blog | sigota

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s