Menuju Muara

Ada apa dengan sungai yang menuju muara?
Apakah bercabang ke tempat yang berbeda?
Atau debit airnya kurang tinggi?
Sehingga dasar perahu terantuk batu kali
dan tak bisa bergerak lagi?
atau bahkan bocor di satu sisi?

Masih jauhkah muaranya?
Bagaimana kalau kita jalan kaki saja?
Meniti arus sungai dari tepiannya
Merasakan dinginnya air  sungai yang jernih
dan tajamnya batu menggores telapak kaki
Meski tertatih namun alam sangat layak utk dinikmati

Selama arus sungai menuju ke muara
Kita akan tiba di sana

*Sebuah puisi lama – 2008. Diposting kembali demi @novikresna dan project #Postkartraveler2012-nya 🙂
Advertisements

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s