membumi dan melangit

membumi
sudah lupa rasanya menginjakkan kaki telanjangku di atas tanah
merasakan tekstur permukaan bumi dan mencium aroma tanah basah
lelah juga rasanya terbang melayang di antara langit dan bumi
terbang tanpa arah tujuan mencari yang belum ada pasti

mendarat aku di padang rumput yang luas
kurasakan gelitik ilalang di sela-sela jari kakiku yang nyaris kebas
rindu rasanya merasakan lembutnya rumput halus di telapak kaki
di antara rerumputan dan semak tinggi aku merebahkan diri

aku merasa nyaman di sini, di bumi

(240908)
___________________________________________________________
melangit
lama tak kukunjungi langit
ku sudah nyaman di bumi yang sempit
lama tak kuwarnai langit dengan warna biru
kubiarkan warnanya pudar mengabu
lama ku tak terbang
kupikir sayapku sudah lama menghilang
lama tak kurasakan hembusan angin di atas awan
kupikir di atas sana terlalu dingin dan membekukan
tapi kini aku mulai merindukan langit di atas sana
rindu aku akan gradasi monokromatisnya

(060710)


Advertisements

4 thoughts on “membumi dan melangit

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s