ga ada pesan moralnya

Tadinya ga mau bahas, karena ga mau ikut andil dalam pem-blow up-an berita yang seakan terlalu dibesar2kan ini. Apalagi makin ke sini kasusnya makin melebar dan makin aneh. Saya setuju banget sama postingan ini.

Intinya, masih banyak persoalan lain yang perlu perhatian & harus diurusin ketimbang video esek2. Toh perbuatan mereka nggak ngerugiin orang lain. Toh itu bukan video esek2 pertama yang beredar. Toh mereka bukan public figure pertama yang melakukan perbuatan spt itu. Biarlah mrk mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan Tuhan nanti. Sekarang apa sih yang dituntut dari mereka? sekedar pengakuan? Lalu kalo udah ngaku, mau apa?
Masih banyak perbuatan dosa yang lain yg lebih besar, yang harus diakui oleh para pelakunya. Mereka yang ngerugiin orang banyak, ngerugiin rakyat, ngerugiin negara… Mereka yang nggak menjalankan amanah, mereka yg kasih janji2 surga tapi ga pernah ada realisasinya, mereka yang menyalahgunakan jabatan, mereka yang ga ngurusin rakyat yg waktu pemilu kmrn milih mereka, malah pajak2nya dimakan buat diri sendiri, mereka yg lebih mementingkan bangun gedung yg cuma miring sedikit ketimbang bangun gedung sekolah yang udah bobrok parah, mereka yang… ah sudahlah… terlalu banyak… ga bisa disebut satu persatu… hmpf… Anyway, mereka lah yg harusnya lebih disorot & dimintai pertanggung jawaban, selain sama Tuhan, juga sama orang lain
Tapi ada satu yg lucu & bikin saya heran… kenapa sumpah pocong sampe tercetus dari mulut seorang pengacara? Maksud saya, aduh hari gini, punya predikat pengacara pula, yg harusnya berpikir logis & cerdas, kok bisa2nya kepikiran sumpah pocong… *tepok jidat*
Advertisements

11 thoughts on “ga ada pesan moralnya

  1. Soalnya pengacaranya keluarga pocong..xixixi..Jng tergoda untuk nanggepin berita tersebut tuh..gak manfaaatt banget…Sama gak manfaatnya kaya gayus tambunan yg gak inget uang di deposit box nya darimana..atw sri mulyani yg “selalu sesuai perosedur” padahal prosedur atau produser..kurang jelas juga..Klw semua kasus di negara kita disuruh sumpah pocong maka banyaklah picing2 lumpat lumpatan dimana mana..horor ah..

  2. cindil said: Yg salah itu media masa yg memblow up keterlaluan. ck ck ck…. gitu aja kok repot *gus dur mode on*

    yoyoy… gara2 media massa jor2an ngeberitain, malah bikin orang penasaran. yg tadinya ga tau, jadi tau, dan jadi nyari2… hhhh…

  3. rinita said: Bikin kesel alinea terakhirmu….orang nggak jelas..mau eksis ajah, caranya sangat kampungan…

    yoi, mbaa.. hipokrit deh tuh orang… di rumahnya ga ada kaca kali ya? 😛

  4. greyskymorning said: kenapa sumpah pocong sampe tercetus dari mulut seorang pengacara? Maksud saya, aduh hari gini, punya predikat pengacara pula, yg harusnya berpikir logis & cerdas, kok bisa2nya kepikiran sumpah pocong… *tepok jidat*

    malesdotcom…

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s