tentang blog, blogger, dan menulis

Beberapa waktu yang lalu, di antara obrolan santai dengan beberapa teman, ada seorang teman yang bertanya siapa di antara kami yang masih ngeblog. Jadi ceritanya, ada seseorang (dari majalah apa saya lupa… atau dari pengurus pesta blogger ya? *mikir*) yang nanya ke dia utk mereferensikan seorang blogger perempuan yang dia kenal.

Ragu2 saya bilang kalau saya masih ngeblog di MP (dan berniat nanya kenapa tapi gak jadi). Teman saya itu bilang, “katanya kalo di Multiply itu bukan blog…”
Saya mengerutkan kening. Sampai ragu sendiri saya mendefinisikan blog secara singkat. Lebih mirip pertanyaan yang retoris mungkin. Teman saya setuju, tapi dia bilang, “Nggak tau tuh. Katanya dari hasil penelitian, yang nulis di Multiply tuh pembacanya yang punya Multiply aja. Jadi ga dibaca secara luas…”
Saya mendebat, “Ah, nggak juga. Ya kalo udah masuk internet, siapa aja bisa baca kan? Ada temen gw yang ga punya MP tapi suka baca MP gw…”
Teman saya mengangkat bahu. Saya juga nggak mau memperpanjang.
Mungkin ada benarnya, karena tulisan2 di Multiply yang hanya bisa kasih komentar ya hanya orang2 yg punya account Multiply. Mungkin itulah yang dianggap ‘terbatas’. Mungkin itu sebabnya tulisan2 di Multiply bukan dianggap ‘blog’ dan penulisnya nggak dianggap ‘blogger’. Hehe… Oke, baiklah… 😛
Sekedar iseng, saya sampai buka wikipedia untuk mencari definisi ttg blog dan blogger. Saya juga iseng nanya ke seorang teman yang juga seorang blogger lama & web developer piawai. Dia setuju dengan pendapat saya bahwa pendapat itu aneh. Sebuah blog tetap blog di mana pun blog itu di posting, selama itu bentuknya adalah blog. Dan orang yang menulis blog itu sebutannya ya blogger. Hehe…
Yaah… buat saya sih yang penting nulis dan mengeluarkan apa yang ada di pikiran saya, baik itu dalam bentuk opini, cerpen, puisi, atau curhat pribadi. Saya nulis blog udah lama dan udah beberapa kali ganti nama blog, mulai dari yang gratisan sampai domain sendiri yang berbayar. Terakhir saya nulis di Multiply dan merasa cocok di sini. Sampai sekarang saya belum merasa perlu untuk pindah ke lain hati lagi 😛
Meski begitu saya nggak pernah datang ke pesta blogger. Nggak tau ya, saya merasa malas aja ikut begitu2an. Selain saya nggak terlalu suka crowd, saya juga lebih suka ‘underground’. Bagi saya menulis saja udah cukup. Syukur2 banyak yang baca & komen, apalagi kalo bisa nambah temen dari situ, itu adalah bonus 🙂
Jadi ingat dulu waktu SD-SMP-SMA saya udah mulai nulis2 cerpen dan puisi. Saya menulisnya di buku tulis karena pada waktu itu saya belum punya komputer dan saya terlalu malas untuk mengetik pakai mesin tik. Jika udah selesai, buku itu beredar di kelas bahkan sampai ke luar kelas. Beberapa teman menjadi pembaca setia saya dan selalu menunggu cerpen2 saya berikutnya. Mereka selalu menyarankan saya agar mengirim cerpen2 dan puisi2 itu ke majalah, tapi nggak pernah saya lakukan.
Syukur sekarang ini ada media yang bisa saya gunakan untuk menyalurkan hobi menulis saya, yaitu blog. Saya menulis ketika saya ingin menulis. Itu aja. Belum ada niat utk mempublikasikan tulisan2 saya di media cetak. Dan nggak juga berhasrat ingin membuat blog ini (kalo boleh dibilang blog) lebih dikenal di seantero jagad cyber dengan cara ikut acara sana sini agar lebih eksis. Salah satu teman dekat saya bilang bahwa saya ini membatasi diri. Masa sih? Padahal kan cuma karena saya malas pergi aja… 😛
Dan…gara2 tadi di plurk ada yang bilang “oh sigota ini yang punya greyskymorning.multiply toh? Hihi aku sudah lama menjadi silent reader..”, Wew…
Itu membuat saya jadi -tumben2nya- mengecek ‘viewing history’ utk ‘entire site’… ternyata banyak yang membuka tulisan2 saya, dari yang terbaru sampai yang udah lama. Nggak nyangka. Hehe… Terima kasih yaaa..
Advertisements

19 thoughts on “tentang blog, blogger, dan menulis

  1. hueuheuhe… yoi, cuuuyyy….ya alasannya begitu, ri… pdhal kalo ngeliat definisi di wikipedia, ya inti & fungsinya sama aja kan? cuma beda tools & tampilan. hehehe… sutralah… 😛

  2. greyskymorning said: Katanya dari hasil penelitian, yang nulis di Multiply tuh pembacanya yang punya Multiply aja. Jadi ga dibaca secara luas…”

    kalo pake katanya jgn berasumsi… better buktiin sendiri.. bukan begitu? hihihihi

  3. okeboo said: Heheh iya Ta, MP suka ga dianggep, aneh jg ya. Gw jg blom pernah ke pesta blogger. Kapan2 yuk Ta, jadi silent visitor aja hahah

    hehe yaa gpp.. yg penting kita ttp nulis & suka nulis (dan ngegambar ya kalo elo. hehehe…)ah gw males ikutan.. dulu aja thn 2003 gw ikut komunitas blogbugs, gathering pertama doang gw dateng. gathering berikutnya gw ga dateng krn udah keramean 😛 hihihi… *ini sih gw yg aneh* yaah kita kapan2 ngumpul2 small group sambil ngopi2 santei ajaaa.. hehehe 😉

  4. glenhelena said: kalo pake katanya jgn berasumsi… better buktiin sendiri.. bukan begitu? hihihihi

    mksdnya itu kata org yg ngomong sama dia langsung. hehe.. iya.. mungkin mereka pikir karena kita kalo nulis yg komen cuma yg punya mp doang… bagus lah.. eksklusif jadinya. ahaks 😉

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s