Sepotong Cerita dari Salah Satu Korban Bom Mega Kuningan

Pemboman yang terjadi di Hotel JW Marriott & Ritz Carlton tentunya membuat shock dan menorehkan luka dalam bagi kita semua bangsa Indonesia, khususnya yang menjadi korban pemboman tsb dan keluarga serta kerabat mereka.

Salah satu korbannya adalah abang dari teman kantor & teman baik saya, Jefri. Abangnya, Evert, yang bekerja di Hotel JW Marriott, pada hari naas itu ada di tempat kejadian dan menjadi korban. Sejak hari Jumat lalu dia dan ayahnya ditemani bbrp kerabat mencari kepastian nasib Bang Evert. Dan pencarian itu berakhir di RS Polri yang akhirnya berhasil mengidentifikasi salah satu jenazah sebagai Evert Mocodompis.

Sejak kejadian itu saya dan beberapa teman kantor tak henti2 berkirim SMS utk mencari tau kabar terakhir dan berharap Bang Evert tidak apa2. Karena Jefri memberi tahu kami bahwa istri sang abang sebentar lagi akan melahirkan. Benar saja, tak lama berselang, istri Bang Evert melahirkan anak lelaki yg merupakan anak kedua mrk. Siapa yang tidak sedih mendengarnya. Apalagi anak pertama Bang Evert, Angel, masih kecil. Pasti dia sangat kehilangan ayahnya.

Dan tadi pagi saya dan beberapa orang teman kantor melayat ke rumah duka. Kami bersebelas dengan 6 motor menuju rumahnya di kawasan Ciledug. Sementara Venus yang rumahnya di Tangerang sudah tiba lebih dulu.

Di tengah perjalanan, Venus mengirim SMS ke saya mengabarkan bahwa mamanya Jefri pingsan krn tensi darahnya mencapai 200 dan dibawa ke rumah sakit. Tanpa sadar mata saya berkaca-kaca membaca SMSnya. Ibu mana yang tidak hancur hatinya melihat anaknya meninggal dengan cara setragis itu?

Pikiran saya langsung melayang. Keluarga itu memilikii 3 anak yang semuanya laki2. Sang adik bungsu sudah meninggalkan dunia lebih dulu di usia yg sangat muda. Dan kini sang sulung, meninggal dengan cara yg tragis. Ditambah lagi istri Bang Evert juga baru melahirkan anak kedua, sementara anak pertamanya juga masih kecil. Terbayang kesedihan yang dirasakan orang tuanya. Tapi kita hanya bisa membayangkan. Saya yakin, yg kita bayangkan itu gak ada apa2nya sama yg benar2 mereka rasakan… “Orang tua tidak seharusnya menguburkan anaknya.” Saya pernah baca kalimat itu entah di mana saya lupa.

Tiba di rumah duka suasana ramai sekali. Kami hanya sebentar di situ, bersalaman dan mengucapkan belasungkawa dengan ayahnya Jefri. Beliau bilang Jefri lagi di rumah sakit Sari Asih, nungguin mamanya. Setelah kami semua sdh bertemu dengan ayahnya, kami memutuskan utk tidak jadi mengikuti prosesi pemakaman, melainkan menuju rumah sakit di mana mamanya Jefri dirawat. Sekaligus kami ingin bertemu dengan Jefri dan memberinya dukungan moril.

Sewaktu kami tiba di sana, mamanya masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat. Karena sudah mulai sadar, beliau akan dipindahkan ke kamar biasa. Bergantian kami masuk ke kamar 213 utk melihat keadaannya. Sementara sebagian dari kami menunggu di lobi sambil menonton berita di TV. Salah satunya berita pemakaman Bang Evert, Jefri diwawancara, serta gambar ketika mamanya pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Terakhir, berita ttg istri Bang Evert yang pingsan dan dibawa ke rumah sakit juga.

It broke our hearts. Kami merinding melihat beritanya. Begitu mengerikan & menyedihkan dampak pemboman terkutuk itu.

Ini baru satu keluarga. Bagaimana dengan keluarga korban lainnya? Begitu banyak hati dan perasaan yg terluka. Korban, keluarga, saudara, kerabat, teman, dan rantai2 komunitas yang masih berhubungan lainnya. Duka mereka, duka kita juga. Semoga setelah ini, tdk ada lagi kejadian buruk lainnya. Cukup sudah.

*posted to my facebook too

Advertisements

8 thoughts on “Sepotong Cerita dari Salah Satu Korban Bom Mega Kuningan

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s