hukum sebab akibat

“rasa sayang itu menular. kalo seseorang memberikan kasih sayang kepada sesama, maka dia akan mendapat balasan kasih sayang juga. sama seperti orang yang membenci, akan menularkan kebencian di sekitarnya. siapa menabur benih, dia akan menuai. itu namanya hukum sebab akibat.”

“bagaimana dengan yg orang yg bertepuk sebelah tangan? rumusnya ga valid dong?”

“bukan rumusnya yang ga valid. tapi medianya yang salah, mungkin juga caranya yang kurang tepat. tapi yang jelas, hukum sebab akibat itu selalu valid kapan pun dan di mana pun, meski hasilnya kadang tidak langsung bisa dirasakan atau tidak seperti yang dibayangkan.”

*sebuah diskusi di pagi hari yang menyebabkan saya terlambat 30an menit datang ke kantor. ada yang punya jawaban lain?

Advertisements

17 thoughts on “hukum sebab akibat

  1. kalo aja, si penepuk sebelah tangan ini, mau membuka hatinya,mungkin, dia bakal bisa menerima tepukan dari yang lain..ya menular, tapi, tidak selalu timbal balik dari yang kita inginkan..

  2. kan belum tentu yang kita rasakan sebagai “sayang” sama orang lain dianggap sama ta? bisa jadi malah diterjemahkan sebagai “gangguan”, makanya terjadilah peristiwa tepuk2an sedemikianbukan rumusnya yang salah

  3. greyskymorning said: “bagaimana dengan yg orang yg bertepuk sebelah tangan? rumusnya ga valid dong?”

    balik lagi ke judul ta, rumus sebab akibat…bisa jadi, dia sendiri dulunya pernah membuat orang lain merasa bertepuk sebelah tangan, jadi sekarang gantian, dia yang mesti merasakan hal itu…. ;p

  4. namanya tepuk tangan harus dua tangan, kalo satu tangan suit……….kalau bukan dari tangan orang yang sama…bukan jodoh…Insya Allah ada pasangan tangan dari yang lain……*sedang setuju banget sama hukum sebab akibatmu*

  5. bertepuk sebelah tangan itu bukannya nol, tapi salurannya aja yang ga nyambung…kayak frekuensi radio. kita pikir dia berasa, tapi ternyata ga berasa. karena memang benar, rasa sayang itu nular. nah, nularnya kemana? kalo nular ke orang yang dah kebanyakan sayang juga ga bisa, luber-luber dong. lebih baik nular ke orang yang belum atau kekurangan disayangi. kalo frekuensinya nyambung, wah dasyat bener!!! mending kita menyebar benih senyum aja dibanding angin kebencian…karena nanti akan menuai badai…hehehehehe…

  6. ndull said: balik lagi ke judul ta, rumus sebab akibat…bisa jadi, dia sendiri dulunya pernah membuat orang lain merasa bertepuk sebelah tangan, jadi sekarang gantian, dia yang mesti merasakan hal itu…. ;p

    berarti hukum sebab akibat = hukum karmaWYDIWYG(what you do is what you get)

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s