komputerisasi maha canggih

Dulu saya pernah bertanya-tanya tentang bagaimana cara malaikat Raqib dan ‘Atid (menurut ajaran agama yang saya anut) mencatat semua kebaikan dan keburukan manusia di muka bumi ini. Apakah mereka tidak kewalahan mencatat setiap kegiatan manusia yang jumlahnya amat sangat banyak sekali? Tentu saja tidak, karena mereka malaikat. Itu jawaban yang tdk bisa diganggu gugat.

Tapi kemudian saya bertanya lagi, bagaimana caranya? Apakah mereka punya banyak sekali anak buah yang disebar ke seluruh penjuru dunia, dan setiap dua malaikat (anak) buah ditugaskan utk mengikuti satu manusia dan mencatat segala tentang manusia itu? Dan dalam jangka waktu berkala anak buah tersebut melaporkan catatannya kepada mereka? Atau malaikat Raqib dan ‘Atid sendiri yang berjumlah banyak? Seperti kembar tak terhingga atau hasil kloning masal?

Dan beberapa hari yang lalu ketika saya lemparkan pemikiran saya ini ke beberapa orang teman, mereka dengan antusias menambah-nambahkan beberapa teori. Sampai akhirnya kami berkesimpulan bahwa hanya ada satu malaikat bernama Raqib yang mencatat kebaikan manusia, dan satu malaikat bernama Atid yang mencatat keburukan manusia. Cara mereka mencatat bukanlah seperti yang selama ini saya bayangkan sejak kecil, yaitu mencatat dengan pena dan buku. Tapi lebih canggih dan powerful. Maka dari itu mereka tidak butuh anak buah atau kloning. Bagaimana cara kerja mereka?

Setiap manusia sejak lahir sudah terintegrasi dengan system database milik Tuhan, dengan dua malaikat tersebut sebagai adminnya. Dalam system itu ada dua kategori yaitu kategori baik yang dilambangkan dengan angka 1, dan kategori buruk yang dilambangkan dengan angka 0 (binary numbers). Dalam setiap kategori terdapat banyak poin-poin yang merupakan unsur dari kategori tersebut. Misalnya menolong orang, termasuk dalam kategori 1. Sementara mencuri, masuk ke dalam kategori 0.

Jika manusia melakukan hal-hal yang termasuk dalam kategori 1, maka otomatis nilainya bertambah 1. Demikian juga sebaliknya untuk kategori 0. Nilai itu secara otomatis terkirim ke database pusat secara online dan langsung terakumulasi. Nilai itulah nanti yang akan menjadi barometer seseorang akan masuk surga atau neraka.

Komputer server Tuhan adalah komputer paling canggih dan paling dahsyat. Komputer itu memiliki storage sebesar alam semesta dan tanpa batas serta kecepatan akses secepat kecepatan cahaya, dengan operating system paling sempurna yang dijamin tidak akan pernah error, hang, atau crash, serta anti cracker. Tak ada hacker atau cracker mana pun yang dapat menembus security system-nya.

Dengan unlimited power itu, komputer tersebut dapat menyimpan data semua manusia dan makhluk lain di muka bumi – di planet lain jika ada kehidupan – sejak ia lahir sampai meninggal dunia. Selain data-data manusia dengan dua kategori utama yang menjadi penilaian, ada juga bank soal ujian.

Ujian ini akan otomatis ter-download ke seorang manusia jika ia telah mencapai nilai tertentu. Ia harus menjalani ujian tersebut dan lulus guna menaikkan nilainya dan menuju ke level kehidupan berikutnya. Semakin tinggi level seseorang, semakin tinggi tingkat kesulitan ujiannya. Karena dengan system online, ujian itu bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Manusia tidak perlu berkumpul di satu tempat untuk melaksanakan ujian, tapi bisa langsung di tempat mereka berada saat itu juga di belahan dunia manapun. Nantinya hasil pengerjaan mereka langsung di-upload ke server pusat alam semesta dan langsung diberi nilai. Jika nilai mereka bagus, selain nilai bertambah dan naik level, mereka juga mendapatkan reward yg disebut dg pahala. Namun ada kalanya reward itu tidak diberikan secara langsung tapi diberikan di kemudian hari. Selain reward, ada juga punishment atau disebut dg dosa, untuk manusia yang tidak mengerjakan ujian atau tidak lulus ujian tersebut. Sama halnya dengan reward, kadang punishment langsung dilaksanakan, kadang pelaksanaannya ditunda sampai waktu yang telah ditentukan.

Pada akhirnya setelah kehidupan selesai, seorang manusia meninggal dunia dan dikubur, saat itulah malaikat Munkar dan Nakir melakukan audit data, mengecek kebenaran catatan selama manusia itu hidup dan menghitung score-nya. Mereka mempertanyakan beberapa pertanyaan dan harus dijawab dengan jujur. Lalu hasil audit itu akan diserahkan kepada Tuhan, yang akan memutuskan apakah manusia tersebut masuk surga atau neraka.

Hehe… tentu saja ini semua teori ngawur dari berbagai kepala yang sudah ngawur karena kebanyakan kerja menghadapi komputer sekaligus terlalu sering main di internet. Kami hanya membahas apa yang ada di kepala kami tanpa bermaksud membuat aliran agama baru atau fatwa-fatwa sesat. Kami hanya berusaha mengerti cara kerja sang maha absolute dengan bahasa yang kami mengerti. Kami sadar tidak mungkin bisa menyamakan pencipta dengan ciptaanNya. Justru kami akhirnya berpendapat bahwa apapun yang diciptakan oleh manusia, Tuhan sudah menciptakannya terlebih dahulu =)

Advertisements

47 thoughts on “komputerisasi maha canggih

  1. greyskymorning said: Pada akhirnya setelah kehidupan selesai, seorang manusia meninggal dunia dan dikubur, saat itulah malaikat Munkar dan Nakir melakukan audit data, mengecek kebenaran catatan selama manusia itu hidup dan menghitung score-nya.

    Ini ngitungnya pake barcode ya ta.Inilah hasilnya kalau kebanyakan kumpul2 ma orang2 gak jelas yang memang dari awalnya udah pada galau hahahaha

  2. greyskymorning said: Dalam system itu ada dua kategori yaitu kategori baik yang dilambangkan dengan angka 1, dan kategori buruk yang dilambangkan dengan angka 0

    aku setujunya 1 dan -1

  3. hehehe.. maunya banyak yg kategori 1-nya yaaaa.. kayak gw waktu berpikir tentang takdir. Tuhan udah punya banyak kondisi if else, dengan ujung yang mungkin sama atau berbeda. Dan ga ada looping untuk kembali ke masa tertentu πŸ™‚

  4. greyskymorning said: dengan operating system paling sempurna yang dijamin tidak akan pernah error, hang, atau crash, serta anti cracker. Tak ada hacker atau cracker mana pun yang dapat menembus security system-nya.

    see the clue there?

  5. greyskymorning said: tentu saja ini semua teori ngawur dari berbagai kepala yang sudah ngawur karena kebanyakan kerja menghadapi komputer sekaligus terlalu sering main di internet.

    Huehueh Moks’a nya lagi nyala, kayaknya harus diajak wisata spiritual nih.. *Mwahahah* >:)

  6. semua komen disini connect ke server DIA gak yah?jangan2 semua komen dinilaiyang baik dapet nilai 1 (untuk kebaikan)yang gak bagus dapet nilai 1 juga (untuk kebalikan dari kebaikan)

  7. greyskymorning said: Justru kami akhirnya berpendapat bahwa apapun yang diciptakan oleh manusia, Tuhan sudah menciptakannya terlebih dahulu =)

    setuju banget……….bener bener terasa waktu jamannya nganter mertua cuci darah 2x seminggu….ginjal kita VS mesin segede kulkas, yang ternyata juga masih banyak kekurangannya….i

  8. hehehe… ini lah ringkasan percakapan filosof2 muda kalau bertemu. kebetulan pesertanya antusias dengan dunia it. nanti kita coba kupas alam semesta ini dari bidang lainnya … πŸ™‚

  9. dardiri said: aku setujunya 1 dan -1

    kan binary mas, adanya cuma 0 dan 1lagipula kalo nilai 0 masih bisa memperbaiki diri dg ngebut cari nilai (tobat). kalo pake minus ga ada kesempatan lagi dong…

  10. dyru said: Tuhan udah punya banyak kondisi if else, dengan ujung yang mungkin sama atau berbeda. Dan ga ada looping untuk kembali ke masa tertentu πŸ™‚

    betul, banyak kondisi if else. ga ada looping utk kembali ke masa tertentu, ga ada undo, yang ada cuma action history dan library…

  11. mandey said: kl gue dulu waktu kecil membayangkan tiap kali lebaran Munkar dan Nakir memborong notepad di Gramedia :p

    hehehe… waktu kecil imajinasi kita lebih sederhana ya? πŸ™‚

  12. srimurniati said: kebetulan pesertanya antusias dengan dunia it. nanti kita coba kupas alam semesta ini dari bidang lainnya … πŸ™‚

    yaa mungkin nanti kita telaah dari bidang masing2. dari elo mewakili bidang humas, salman bidang jurnalistik, gue bidang desain & animasi, novi bidang psikologi, dll… πŸ˜€

  13. ga ada yang sadar ya kalo gw salah nyebut nama malaikat? postingan itu tahun 2008, baru tadi ada yg komentar: “malaikatnya salah, bukan munkar dan nakir, tapi raqib dan ‘atid. kalo munkar & nakir tukang siksa kubur…”huaaaa… benerrrr!!!! walaaaaaahhhh… ketauan deh kalo gw suka bolos di pelajaran agama.. gebleegghhh… =)) yaudah deh, gw ralat sekarang.. jadi malaikat yang mencatat amal baik & buruk manusia itu Raqib dan ‘Atid, sementara Munkar dan Nakir sebagai auditornya, yg memeriksa catatan amal manusia di alam barzah.udah confirm juga ke: http://id.wikipedia.org/wiki/Malaikatadududu.. dudulzzz…. http://greyskymorning.multiply.com/journal/item/353/ga_ada_yang_nyadar

say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s