Nostalgia Sanggar Cerita

Dulu, salah satu hiburan masa kecil saya adalah mendengarkan kaset sanggar cerita. Berisi audio cerita atau dongeng untuk anak-anak, ceritanya bisa berasal dari Indonesia atau dunia, baik yang terkenal atau yang nggak terkenal, seperti Keong Emas, Pinokio, Ospa Manusia Angkasa. Salah satu yang paling saya ingat adalah cerita Cinderella.

Entah di umur berapa saya mulai mendengar kaset sanggar cerita Cinderella ini, mungkin TK atau lebih kecil lagi. Yang saya ingat, ada rekaman suara bapak dan saya di jeda awal kaset,

Bapak: “Ita mau dengerin cerita apa?”

Saya: “Cinderella! Sama kakak. Ita pangerannya.”

Meh, sementara anak-anak perempuan ingin jadi putri, saya malah kepingin jadi pangeran ūüėÄ

Entah berapa kali kaset ini saya dengar waktu kecil, sampai saya hafal semua dialog dan lagunya, bahkan sampai intonasi-intonasinya. Sampai sekarang pun, setelah 3 dekade nggak pernah mendengar kaset ini lagi dan saya menemukannya di youtube, saya masih bisa menirukan semua lagu, dialog, dan intonasinya sama persis.

#kemudianumurbisaditebak ūüėõ

Daging Cincang Lada Hitam “Seadanya”

dagingCincang 070517

Seminggu¬†yang lalu suami request spaghetti bikinan istri, jadilah kami belanja¬†bahan-bahan untuk bikin spaghetti, seperti saus bolognese, daging cincang, bawang bombay, dan – tentu saja – spaghetti-nya *ya iyalah* ūüėõ

Sebagai istri yang irit hemat, bahan-bahan itu nggak saya habiskan langsung semuanya. Bawang bombay dan daging cincang saya sisakan separuhnya. Begitu aja spaghetti-nya udah enak banget, kata suami. Tsah. *Loh ini mau ngomongin spaghetti atau apa, sih?? Kok nggak sesuai judul??*

Continue reading

Tips Mengirim Email Lamaran Kerja

Postingan ini saya dedikasikan buat adek-adek yang baru lulus kuliah atau masih kuliah semester akhir, yang sedang mencari kerja atau tempat magang dan mau mengirim lamaran kerja via email ke perusahaan-perusahaan.

Ada sedikit tips dari saya Рyang sering terima email lamaran kerja dengan berbagai bentuk dan rupa: ketika kamu mengirim lamaran kerja via email, cara kamu menulis email harus profesional dan ada etikanya, sama seperti mengirim surat lamaran kerja menggunakan kertas. Kalau kamu mengirim email lamaran kerja asal-asalan, tanpa kata pengantar di body email, salah ketik nama, ejaan buruk, dan semacamnya, besar kemungkinan email kamu nggak akan digubris. Karena bisa jadi perusahaan langsung menyeleksi kandidat dari email yang dikirim.

Nah, bagaimana caranya bikin email lamaran kerja yang baik dan benar?

Continue reading