sigota

Archive for 2012|Yearly archive page

Medan, Kami Datang!

In Augmented Reality, Rumio, what's up? on Mar 27, 2012 @ 7:42 at 7:42 am
Mahasiswa Ilmu Komputer USU mengadakan Seminar dengan judul “The Future of Augmented Reality – Research and Implementation”
Sabtu, 31 Maret 2012
10.00 – 13.00 WIB
Gelanggang Mahasiswa USU – Jalan Universitas, Medan
Agenda:
- Knowledge Sharing
- Workshop “Develop AR Application in Seconds”
- AR Demo “Virtual Dressing” & “Human Anatomy”

CP: Yudha (085760074004) || Novri (083199164001)

——–

Yes! Akhirnya ke Medan. Abis itu jalan2 ke Danau Toba. Yay!! ^_^

Augmented Reality 100% Indonesia

In Augmented Reality, Rumio, what's up? on Mar 3, 2012 @ 7:27 at 7:27 am

After months of preparation; started from concept, design, coding, testing, revisions, up to photo session, video shooting, and video editing, finally Rumio Augmented Reality mockups are done. Thanks God, and thanks everyone in Rumio for the hard work \m/

Still, it needs some improvements. We’ll working on it, beside our other projects. But meanwhile, enjoy the videos ^_^

Using marker or markerless on t-shirt and hand tracking to hit the virtual buttons, now it’s so easy to change clothes without going in and out the fitting room without maximum clothes limitation :D

Using the brochure as the marker(less), we can have a tour outside and inside the apartment. And you can change the furnitures too!

I think the description is not necessary. I just wanna say it’s fun :D Not to mention I’m the model in that video. Haha.. upsss :P

Last but not least, AR mobile app.

Surprisingly, there are some sites reposting our videos and spread it to the other side of the world. Yeah, talking about the internet, guess it’s not really surprise after all :D Those sites are:

http://www.apparel-textiles.co.uk/news-virtual-dressing-augmented-reality-by-rumio

http://entrepreneur.virginiaworkfromhome.com/2012/02/20/virtual_dressing_augmented_reality_by_rumio/

http://www.firstpost.com/topic/organization/lotus-mobile-augmented-reality-by-rumio-video-10yN5bn12Is-42661-2.html

http://turbowealthbuilding.com/2012/02/20/ar_apartment_augmented_reality_by_rumio/

Thank you, guys, whoever you are :)

So, that’s it for now. Can’t wait to finish another projects and show them to the world ^_^

Taman Bermain Baru

In rambling on Feb 8, 2012 @ 6:41 at 6:41 am

Saya pernah posting tentang perubahan yang saya alami setelah saya memutuskan untuk resign dari kantor yang sudah berdiri puluhan tahun dan pindah ke kantor yang baru didirikan. Sebuah loncatan yang beresiko tinggi serta banyak konsekuensi dan penyesuaian yang harus dijalankan. Tapi hidup adalah pilihan :)

Dan sekarang dengan bangga saya memperkenalkan taman bermain saya yang baru: http://rumioworld.com

Rumio adalah perusahaan baru yang bergerak di bidang IT Research & Development, khususnya tentang Emerging Technology seperti Augmented Reality, Semantic Web, dan Image Processing. Didirikan oleh 2 orang muda dan diperkuat oleh tim inti yang berasal dari background pendidikan dengan keahlian yang berbeda di bidang masing-masing, bersatu menjadi Power Ranger tim yang solid.

 

Salah satu produk andalan Rumio adalah Augmented Reality, sebuah teknologi yang sedang berkembang dan mulai menjadi trend, yaitu teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan digital yang dapat dilihat melalui kamera dari ponsel pintar, komputer, atau televisi. Sebagai tambahan, Rumio mengembangkan SDK sendiri untuk markerless, face tracking, dan hand tracking *sekalian promosi* ^_^

Well, mainan baru yang menarik dan menyenangkan, bukan? ^_^

 

Nasib Pejalan Kaki di Jakarta dan Sekitarnya

In opinion on Jan 28, 2012 @ 8:05 at 8:05 am

Minggu lalu kita dikejutkan oleh berita tentang sebuah kecelakaan maut yang menewaskan 9 orang dan melukai 3 orang lainnya. Semua korban adalah pejalan kaki yang sedang berada di trotoar dan sekitar halte, tempat yang seharusnya aman bagi para pejalan kaki. Si pengendara mobil ternyata sedang mabuk dan mengantuk berat ketika mengendarai mobilnya, hingga tidak bisa mengendalikan mobilnya dengan baik dan menyebabkan kecelakaan.

Segala hujatan dan caci maki pun beredar ditujukan untuk si pelaku. Dari hujatan yang masih masuk akal sampai cacian fisik yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kejadian, juga gambar-gambar yang menurut saya tidak pantas karena jadi bahan lelucon yang tidak lucu untuk sebuah kejadian maut, beredar di internet. Intinya, nyaris semua orang mengarahkan telunjuknya kepada si pengemudi yang memang jelas bersalah itu dengan berbagai cara.

Tapi saya tergelitik untuk bertanya balik kepada para pengemudi kendaraan, mobil, motor, angkot, bis, dll, baik yang bersikap netral atau menghujat, apakah kalian sudah bersikap baik kepada para pejalan kaki?

Saya rasa bukan hanya pengendara mabuk yang menjadi ancaman para pejalan kaki, terutama di Jakarta dan sekitarnya, tapi juga pengendara yang dalam keadaan sadar sekalipun.

Berapa sering kita melihat pengendara motor dan mobil yang tetap ngebut ketika melewati zebra cross padahal para pejalan kaki sudah memberi tangan sebagai tanda ingin menyeberang? Kalaupun ada 1-2 mobil yang berhenti, kadang masih saja ada motor yang jalan terus, bahkan mempercepat lajunya, meliuk-liuk menghindari kendaraan lain dan tetap melewati para pejalan kaki yang sedang menyeberang di tengah jalan. Apakah mereka sedang mabuk? Tidak, kan? Atau terlalu terburu-buru? Apakah melambatkan kendaraan begitu merepotkan? Bandingkan bagaimana repotnya pejalan kaki yang ingin menyeberang di antara deru kendaran yang tidak mau berhenti, padahal mereka juga ada keperluan di seberang sana. Sementara mereka ingin menyeberang di tempat yang memang disediakan untuk menyeberang, bukan tempat sembarangan. Zebra cross adalah hak para pejalan kaki untuk menyeberang.

Seberapa sering kita melihat pengendara motor yang asik ber-SMS-ria sambil tetap menjalankan motornya di pinggir jalan? Bisa saja dia menyenggol pejalan kaki yang sedang berada di pinggir jalan karena tidak konsentrasi. Berapa banyak pengendara motor yang naik ke trotoar jika sedang macet dan malah mengklakson pejalan kaki yang sedang berjalan di sana? Kalau ditegur, malah lebih galak.

Nasib pejalan kaki di Jakarta dan sekitarnya memang memprihatinkan. Jika berjalan di trotoar, kondisi trotoar yang sempit dan berantakan, ada yang dipakai oleh pedagang atau lahan parkir, sering juga diambil oleh pengendara motor yang arogan. Memang tidak semua trotoar di Jakarta dan sekitarnya seperti itu. Ada juga trotoar yang luas dan nyaman untuk berjalan kaki, tanpa pedagang, lahan parkir, dan pengendara motor.

Kejadian pejalan kaki tertabrak oleh motor atau mobil atau kendaraan lain bukan hanya terjadi di Tugu Tani. Sudah banyak kejadian seperti itu sebelumnya, baik yang terekspos atau tidak. Namun karena kejadian Tugu Tani itu memakan banyak korban, kejadian seperti ini jadi lebih disorot. Di balik duka semua korban kecelakaan Tugu Tani (semoga Allah mengampuni dosa-dosa mereka dan memberi mereka tempat terbaik di sisiNya, serta keluarga mereka diberi ketabahan. Amiin..), pasti ada hikmah yang bisa diambil.

Salah satu hikmahnya adalah kini pemprov DKI Jakarta jadi lebih memperhatikan pejalan kaki, membenahi dan mengembalikan fungsi trotoar agar menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para pejalan kaki. Semoga pembenahan ini tidak hanya sementara, tapi juga konsisten dan berlaku untuk selamanya. Dan semoga para pengendara kendaraan juga jadi lebih baik terhadap para pejalan kaki. Intinya, saling menghormati sesama pengguna jalan.

 

(image taken from www.pedestriansigns.com)

Masalah Kalibrasi Warna

In computer on Jan 3, 2012 @ 2:32 at 2:32 am

Sekitar pertengahan Desember lalu saya ganti laptop karena laptop lama sudah error berat. Laptop yang saya pakai sekarang adalah Asus A43SA dengan OS Windows 7 Ultimate (di-instal dari tokonya. Maaf bajakan, belum mampu beli yang original :P ). Dari segala “kenyamanan-kenyamanan” laptop baru, ada satu hal yang mengganggu, dan itu terjadi setiap kali menyalakan laptop atau membangunkannya dari hibernasi; layar monitor berwarna kemerahan.

Jadi setiap kali menyalakan laptop, kalibrasi warna adalah ritual pertama yang saya lakukan supaya warna monitor jadi lebih nyaman.

Tapi sepertinya setting warna terakhir tidak tersimpan sehingga setiap kali laptop dimatikan atau hibernasi, ketika dinyalakan warnanya kembali jadi kemerahan lagi. Jadi harus dikalibrasi lagi. Begitu seterusnya -_-”

Dari hasil googling, ternyata banyak juga yang mengalami hal serupa dan bukan hanya pengguna Asus. Saya sudah coba berbagai cara yang mereka berikan, tapi tidak berhasil. Bahkan meski saya sudah set menjadi default setting pun, kalibrasi warna tetap me-reset dirinya sendiri. Beberapa pengguna ada yang berhasil dengan satu solusi, ada juga yang tidak. Sepertinya masalahnya ada di OS-nya. Tapi tidak semua pengguna OS yang sama mengalami hal yang sama. Halah.. -_-”

Hal mengganggu lain muncul ketika sudah selesai kalibrasi warna, yaitu ClearType. Sama seperti kalibrasi, ClearType juga harus di-setting setiap kali menyalakan laptop. Hmpf, masa harus begitu terus?? >_<

Ada yang tau bagaimana solusinya?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.